-->

5 Fakta Menarik Anime Tokyo Ghoul Yang Belum Kalian Ketahui

Hallo semua^^

Kali ini mimin mau bagi – bagi info mengenai berbagai fakta menarik dari anime Tokyo Ghoul. Siapa sih yang gak tahu anime Tokyo Ghoul? 

Anime Tokyo Ghoul adalah anime action bertema gore dan mystery. Anime ini cukup terkenal pada masanya. Anime Tokyo Ghoul terdiri dari 4 season yaitu Tokyo Ghoul season 1, Tokyo Ghoul Root A, Tokyo Ghoul:re season1, dan Tokyo Ghoul:re season 2. Yuk langsung kita simak aja pembahasan dibawah ini^^

Alur anime Tokyo Ghoul tidak sesuai dengan alur manganya


Alur cerita dalam anime Tokyo Ghoul banyak yang tidak sesuai dengan alur cerita dalam manganya. Misalnya seperti  Kasus Kaneki yang masuk dalam organisasi Aogiri. Sebenarnya dalam manga, tidak diceritakan bahwa Kaneki masuk kedalam organisasi Aogiri. Bahkan, didalam manga diceritakan bahwa Kaneki membentuk suatu organisasi anti Aogiri.

Kasus lainnya adalah kasus kematian Hide dalam animenya di season  2. Dalam animenya di season kedua (Root A), Hide dianggap mati setelah dia mengalami luka akibat tusukan dari para ghoul, kemudian ia bertemu dengan Kaneki di cafe Anteiku, dan  setelah Hide mati (pingsan maybe, tapi dianggap mati), Kaneki pun menggendong Hide dan membawanya bertemu dengan Arima.

Namun, pada manganya diceritakan bahwa hal yang sebenarnya terjadi ialah Hide bertemu dengan Kaneki yang sedang sekarat karena habis melawan Amon. Kemudian, setelah itu Hide menawarkan diri untuk menjadi santapannya Kaneki, hal ini bertujuan agar kekuatan ghoul Kaneki kembali pulih. Akhirnya, setelah itu Kaneki memakan Hide. Dari situlah, Hide dianggap mati. Walaupun sebenarnya Hide masih belum mati, dia masih hidup, namun dengan keadaan yang cukup tragis. Dia hidup dengan wajah bagian bawah yang sudah berantakan, bibirnya sudah tidak ada, yang terlihat hanyalah serangkaian gigi yang berjajar tanpa penutup, bagian lehernya pun hanya terlihat organ bagian dalamnya, karena itulah Hide selalu menutupi wajah bagian bawah hingga lehernya dengan masker atau sapu tangan. Fakta tentang kondisi Hide yang masih hidup ini telah terungkap pada manga Tokyo Ghoul:re dan pada anime Tokyo Ghoul:re.

Hal ketiga yang tidak sesuai dengan alur dalam manga ialah, kemunculan Amon yang tiba – tiba datang dalam anime Tokyo Ghoul:re season 2. Hal ini sangatlah tidak sesuai dengan alur manga serta terkesan sangat terburu – buru. Kisah kemunculan Amon seharusnya diawali dengan aksi Kaneki dan ghoul lainnya yang menyamar dan melawan para manusia untuk mendapatkan obat penawar yang akan diberikan kepada Akira Mado yang sedang kritis. Nah, saat tengah mencari obat, Kaneki tidak sengaja menemukan keberadaan Amon. Amon saat itu dalam kondisi pertama kali sadar sebagai ghoul, jadi, Amon masih belum dapat mengendalikan kekuatan ghoulnya sehingga ia masih berada  didalam lab milik Profesor Kanou. Yaa, setelah bebera yang menyelamatkan Amon serta membuat Amon dapat menerima bahwa dirinya telah menjadi setengah ghoul sama seperti Kaneki, sehingga ia dapat bertemu kembali dengan Akira.

Sedangkan dalam anime, kisah  kemunculan Amon sangatlah aneh dan tidak wajar. Dalam anime, Amon tiba – tiba saja muncul dan melindungi Saiko dan Akira. Anehnya, keberadaannya yang tiba – tiba muncul sebagai ghoul itu membuat para penonton kebingungan, ditambah lagi dalam anime tidak diceritakan bagaimana Amon bisa muncul sebagai ghoul. Sungguh alur yang terkesan sangat terburu – buru.

Terlebih lagi, adegan dimana Kaneki yang sekarat karena melawan Arima itu tidak diperlihatkan dalam animenya. Tiba – tiba saja Kaneki sudah berubah menjadi Haise. Hal ini tentu saja dapat membuat para penonton yang tidak membaca manganya menjadi sangat kebingungan.

Selain itu, adegan dimana Touka menemukan surat pemberitahuan hukuman mati untuk Yoriko pun tidak diperlihatkan dimanga. Keadaan tubuh Kaneki yang menua dengan kecepatan mengerikan saat telah kembali bergabung bersama ghoul dalam series Tokyo Ghoul:re pun tidak diperlihatkan. Dan ada beberapa adegan dalam manga yang dihilangkan di animenya yaitu saat penyerangan Mutsuki terhadap Cafe :re, diantaranya ialah adegan dimana Mutsuki memberitahukan kepada Touka mengenai Pernikahan Yoriko, adegan dimana zat pencegah pertumbuhan(pencegah regenerasi/pengeluaran kagune) itu memiliki batas waktu terhadap efeknya sehingga Kaneki dapat mengeluarkan kagunenya kembali setelah zat tersebut sudah menghilang efeknya. Kemudian, keadaan Kaneki yang tidak bisa sembuh total hingga tangannya berbentuk seperti daging tanpa kulit pun tidak diperlihatkan dalam animenya.

Namun, hal yang paling fatal ialah dimana adegan penyelamatan Kaneki oleh regu Kuroiwa setelah Arima Kishou meninggal dunia itu dihilangkan dalam animenya. Dalam animenya, malah diceritakan bahwa setelah Arima tiada, Kaneki melawan para CCG, seharusnya saat itu dalam manga Kaneki langsung dibawa pergi dan diselamatkan oleh regu Kuroiwa agar dapat kabur dan mengabulkan keinginan Arima Kishou yaitu Kaneki harus menjadi Raja Mata Satu.


Terdapat banyak kesalahan dalam beberapa adegan tertentu dan cenderung tidak masuk akal

Dalam anime Tokyo Ghoul season 1 episode pertama, diceritakan bahwa ghoul tidak dapat terluka dengan benda tajam biasa. Seperti yang sudah ditayangkan dalam episode pertama, ketika Kaneki pertama kali menjadi seorang ghoul kemudian menusukkan pisau ke tubuhnya  sendiri akan tetapi tidak mempan, bahkan pisaunya yang terbelah menjadi dua.

Namun, hal ini tidak berlaku dalam episode 3 nya, dimana ketika Kaneki menyentuh serpihan gelas yang pecah dengan menggunakan tangannya, saat itu juga tanggannya Kaneki langsung berdarah. Padahal saat itu Kaneki sudah menjadi ghoul bahkan sudah tinggal di cafe Anteiku, benar – benar aneh bukan? Masa iyah kena pisau ga terluka tapi kena serpihan gelas malah luka, benar – benar membingungkan.

Kesalahan paling fatal dalam anime Tokyo Ghoul:re ialah adanya scene dimana Tsukisima mengingat tentang Kaneki Ken dimasa lalu. Anehnya, Kaneki berambut putih yang berada dalam ingatan Tsukisima itu malah sedang dalam posisi mengajari Hinami membaca. Padahal sudah jelas dalam animenya yang season kedua (bukan series Tokyo Ghoul:re), dimana setelah rambut Kaneki memutih itu, dia sudah tidak pernah bertemu kembali dengan Hinami karena dia sudah masuk Aogiri. Benar – benar aneh...


Perubahan grafik anime yang tidak sesuai dengan grafik manga

Manga Tokyo Ghoul ini memiliki dua serial, yang pertama berjudul Tokyo Ghoul dan yang kedua berjudul Tokyo Ghoul:re. Antara manga Tokyo Ghoul dan Tokyo Ghoul:re terjadi perubahan style dimana dalam serial manga Tokyo Ghoul:re, rambut Touka dubah menjadi sedikit lebih bergelombang dan berbeda warna dari rambutnya yang sebelumnya, kemudian rambut Suzuya Juuzou yang berubah warna menjadi hitam. Dalam manganya ini, kedua karakter ini memang sengaja dibuat dengan style yang berbeda dari sebelumnya oleh Author. Hal ini dikarenakan mungkin author ingin menyampaikan bahwa manga Tokyo Ghoul:re menceritakan kisah beberapa tahun setelah peristiwa yang telah terjadi pada akhir chapter dari serial manga Tokyo Ghoul yang pertama.

Namun, jangan risau gaes, rambut Touka kembali berubah menjadi seperti semula di chapter ketika Haise Sasaki telah kembali menjadi Kaneki ken. Rambut Touka yang berbeda warna dan sedikit bergelombang mencirikan bahwa dia sudah dewasa ini kembali menjadi rambut biru tua nya yang lurus sama percis seperti dalam serial manga Tokyo Ghoul sebelumnya. Saat chapter itu, Touka mengatakan bahwa dia mewarnai rambutnya agar kembali seperti semula.

Akan tetapi, anehnya, didalam animenya rambut Touka yang awalnya lurus berubah menjadi sedikit bergelombang namun tidak berubah warna. Bahkan dalam anime Tokyo Ghoul:re scene dimana Touka mengubah warna rambutnya kembali seperti semula itu tidak ada gaes, ditambah scene ketika Touka sedang mengingat kenangan saat Kaneki masih menyukai Rize pun terlihat aneh. Dalam bayangan tersebut Touka sudah memiliki rambut yang memang sudah bergelombang dari sejak SMA (sejak serial anime Tokyo Ghoul season 1, awal mula serial Tokyo Ghoul sebelum ada manga Tokyo Ghoul:re), padahal seharusnya rambut Touka ketika masih SMA itu lurus, aneh bukan. Selain itu,  dalam anime Tokyo Ghoul Root A ada adegan prolog yang menunjukkan diri Touka yang sudah dewasa dan tengah membuka Cafe :re, dalam adegan itu, rambut Touka masih lurus dan berwarna biru tua. Sedangkan, ketika anime Tokyo Ghoul:re rilis, Touka benar – benar berubah selain rambutnya yang menjadi sedikit bergelombang, tubuhnya juga berubah menjadi sangat sangat feminim.

 Adanya perubahan yang dilakukan Studio Pierrot terhadap grafik dari anime ini, membuat para penonton semakin kecewa. Bayangkan saja, sudah menunggu bertahun – tahun agar kembali rilis, eh ketika rilis malah disajikan dengan grafik yang kurang memuaskan. Tentu saja dengan perubahan grafik yang tiba – tiba kemudian kurangnya frame dalam anime ini membuat para penonton sangat kecewa. Akan tetapi, walaupun begitu, para penonton setia yang tidak memerhatikan frame dan grafik pasti akan tetap menonton, karena alur dari anime ini memang disajikan dengan sangat menarik walaupun ada bebarapa adegan dalam manganya yang dihilangkan dalam animenya.


Mengandung unsur gore dan action yang lebih banyak dibanding unsur mystery

Sesuai dengan genre nya, anime Tokyo Ghoul disajikan dengan berbagai scene yang mengandung unsur gore(kekerasan/berdarah – darah), misalnya saat scene ghoul sedang memakan manusia, atau saat para ghoul dan manusia sedang bertarung mati – matian untuk melindungi marganya masing – masing.

Ada beberapa scene yang paling mengerikan, yaitu ketika Kaneki pertama kali menjadi ghoul dan memegang kepala ghoul lain yang sudah terpisah dari tubuhnya, serta adegan dimana seekor hewan berupa kelabang dimasukkan kedalam kuping Kaneki Ken. Ughhh ga kebayang deh itu sakitnya.. seremmmm... Serta adegan dimana kaki Kaneki seperti dapat terlilit. Dan adegan dalam anime Tokyo Ghoul:re yang menunjukkan keadaaan seorang penyidik ghoul yang kepalaya sedang dioyak – oyak oleh gergaji.

Ditambah diceritakan pula mengenai fakta bahwa alat reproduksi milik Suzuya Juuzou telah dihancurkan oleh mamanya yang merupakan seorang ghoul yang mengurusnya sejak ia masih kecil. Ada yang mengatakan bahwa Juuzou kini hidup tanpa alat reproduksi, ntah informasi ini benar atau tidak yang jelas semua kebenaran dari cerita ini hanya Author dan Tuhan Yang Maha Kuasa saja  yang mengetahuinya. Serta Juuzou saat ini juga sudah kehilangan kakinya, sehingga dia memakai kaki palsu.

 

Memiliki 2 season manga dengan judul yang sedikit berbeda

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Tokyo Ghoul memiliki dua serial manga yang pertama berjudul Tokyo Ghoul yang kemudian diadaptasi menjadi Anime Tokyo Ghoul season 1 dan Tokyo Ghoul Root A. Dan serial manga yang kedua berjudul Tokyo Ghoul:re yang diadaptasi menjadi anime Tokyo Ghoul:re yang waktu perilisannya dibagi menjadi dua cour, sehingga terbagi menjadi 2 season.Itu berarti total keseluruahan serial Tokyo Ghoul itu ada 4 season ditambah 2 episode ova.

Baca juga

Post a Comment